Tips Agar Kehamilan Sehat


Di awal Kehamilan

  1. Kontrol teratur ke petugas kesehatan berwenang untuk memeriksakan kehamilan. Standart minimal 4 kali selama kehamilan (1 kali di awal kehamilan, 1 kali di trimeseter ke 2, 2 kali di akhir kehamilan) Bila Anda mempunyai keluhan atau mempunyai kekhawatiran apapun terhadap kehamilan yang Anda alami, periksakanlah segera, walaupun ini belum saatnya Anda harus kontrol kembali.
  1. Hindari bahan atau zat-zat kimia yang yang menimbulkan keracunan seperti insektisida, cat, bahan-bahan yang mengandung merkuri (air raksa) atau timah hitam.
  1. Berhenti merokok bila Anda merokok atau janganlah menjadi perokok pasif, karena Anda sering menghirup asap rokok dari orang sekitarnya, misalnya dari suami Anda. Asap rokok akan membuat si kecil lahir dengan berat badan yang kurang, kematian si kecil dalam kandungan atau si kecil mudah jatuh sakit atau lambat dalam mempelajari sesuatu nantinya, dapat juga menyebabkan Anda mengalami keguguran.
  1. Minumlah yang lebih banyak, terutama air putih. Cairan yang masuk berguna untuk membantu peningkatan volume darah yang terjadi selama kehamilan. Minumlah sedikitnya 6 – 8 gelas sehari, dapat berupa jus buah, susu, atau air putih biasa. Cara mudah untuk melihat kecukupan cairan dalam tubuh ialah dengan melihat warna air seni. Bila air seni, jernih seperti air putih atau hanya sedikit kuning, itu menunjukkan Anda cukup mengkonsumsi cairan. Jangan khawatir bila terlalu sering minum  maka anda akan sering kencing, karena itu memang fisiologis bagi ibu hamil.
  1. Konsumsi makanan yang bergizi, untuk memenuhi kecukupan gizi untuk ibu dan si kecil dalam kandungan. Makanan harus memenuhi 5 kelompok makanan utama: nasi atau sumber karbohidrat lainnya, daging dan protein lainnya, sayuran, buah-buahan dan susu. Kurangi makanan berlemak dan perbanyak makanan berserat. Makanan dikonsumsi secara seimbang tidak ada yg di kurangi atau di lebihkan. (menu seimbang)
  1. Konsumsi Asam Folat 400 mikrogram perhari, sebelum kehamilan hingga beberapa bulan pertama dalam kehamilan. Hal ini berguna untuk mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si kecil. Asam Folat ini diperoleh dari makanan seperti pada sereal, beras merah, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, brokoli, dan lainnya.
  1. Konsumsi juga tablet penambah darah, yaitu tablet yang mengandung zat Besi sebanyak 30 miligram sehari selama masa kehamilan, atau sesuai yang dianjurkan oleh petugas kesehatan berwenang. Zat Besi ini berguna untuk mencegah terjadinya anemia pada saat kehamilan, yang dapat menyebabkan terjadinya risiko untuk terjadinya perdarahan saat persalinan. Sebenarnya semua wanita yang berusia subur, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak Zat besi, seperti sayur-sayuran hijau, hati, ikan, daging, tempe, telur, tahu.
  1. Cuci tangan sesering mungkin, terutama setelah memegang daging mentah pada saat memasak,setelah menggunakan kamar kecil dan setelah memegang hewan peliharaan. Karena dengan cuci tangan akan mencegah penyebaran kuman dan virus yang dapat menyebakan penyakit.
  1. Kenali keadaan diri sendiri. Bila ada tanda atau gejala yang tidak biasanya seperti nyeri, perdarahan vagina, merembesnya air ketuban, pusing, pingsan, nafas menjadi pendek, gemetar, nadi menjadi cepat, terus mual dan muntah, pembengkakan pada sendi, tidak merasakan pergerakan janin, dan gejala atau tanda lainnya, segera datang kepelayanan kesehatan terdekat.
  1. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan termasuk juga obat-obat tradisional. Termasuk juga alkohol dan kafein. Kafein yang ada pada teh, kopi, minuman ringan dan coklat perlu juga dibatasi. (hindari obat-obatan kecuali resep petugas kesehatan berwenang)

Obat, Senam hamil, Pola Makan Sehat

  1. Obat-obatan yang sering diminum sebelum hamil, misalnya obat-obatan untuk hipertensi, epilepsi, asma atau kencing manis, perlu dikonsultasikan kembali dengan dokter Anda. Apakah perlu dilakukan perubahan atau penyesuaian dengan kehamilan Anda? Apakah obat-obatan ini aman digunakan dalam kehamilan?
  1. Obat-obatan yang dijual bebas seperti untuk mengatasi flu dan batuk, mungkin dapat membahayakan janin dalam kandungan. Hindari pemakaian obat tanpa resep bidan atau dokter.
  1. Katakan setiap keluhan dan tanyakan yg tidak anada ketahui. Jangan sungkan atau takut bertanya pada dokter atau bidan. Karena ini menyangkut kesehatan janin dan ibu sendiri.
  1. Bergabung dalam kelas untuk ibu hamil seperti kelas senam hamil. Selain dapat mengambil manfaat dari kelas tersebut, calon-calon ibu juga dapat membagi pengalaman dan menambah pengetahuan dengan sesama calon ibu lainnya.
  1. Tetaplah beraktifitas karena akan baik untuk sang ibu maupun sang calon bayi. Olahraga yang biasanya aman untuk ibu hamil seperti berjalan, berolahraga, bersepeda statis. ini untuk kehamilan normal. Bila sejak awal dideteksi ada kelainan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu.
  1. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, sekitar 5 – 6 kali perhari. Ini jauh lebih baik daripada makan dalam 3 porsi besar sehari. Pola makan dengan porsi kecil yang lebih sering, dapat mengurangi mual-muntah di pagi hari dan nyeri lambung. Hindarilah makanan yang dapat membuat lambung nyeri, walaupun Anda menyukainya. Gantilah dengan makanan yang lebih bergizi. (hindari makanan berlemak dan berbau merangsang karena ini akan membuat anda semakin mual)
  1. Hindari mandi atau berendam dengan air panas saat hamil. Karena panas yang tinggi dapat membahayakan kehamilan. Mandilah dengan air suhu ruangan atau hangat saja. Personal hygiene saat kehamilan ini perlu di perhatikan terutama di bagian organ vital dan payudara.

Persiapan lingkungan, Kenyamanan, Imunisasi

  1. Rencanakan dan buatlah lingkungan rumah yang aman untuk anda selama kehamilan dan untuk si kecil nantinya. Hal ini untuk mencegah bahaya-bahaya yang tidak diinginkan.
  1. Hindarilah daging yang belum dimasak atau yang dimasak kurang matang, cucilah tangan setelah memegang hewan peliharaan atau berkebun. Ini untuk mencegah terjangkit parasit toksoplasma yang menyebabkan penyakit toksoplasmosis, yang dapat membahayakan janin dalam kandungan.

20.  Karena ukuran rahim yang semakin besar, seiring dengan kurang efisiennya fungsi ginjal akibat kehamilan, dapat menyebabkan ibu lebih sering buang air kecil. Dapat juga dapat terjadi keluar air seni saat bersin, batuk atau ketawa. Ini disebabkan karena adanya tekanan rahim pada kandung kemih, yang sering terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Jika buang air kecil disertai rasa panas, nyeri dan lebih sering, periksakanlah ke petugas kesehatan berwenang.

  1. Berat badan yang berlebihan atau kurang selama kehamilan dapat menyebabkan masalah bagi anda dan si kecil yang masih dalam kandungan. Maka itu makanlah dengan menu seimbang (jangan memakai istilah makan porsi untuk 2 orang, tetapi yg terpenting adalah kandungan gizinya mencukupi untuk anda dan sikecil ) Hindari diit tanpa pemantauan bidan atau dokter.

22.  Melakukan Imunisasi Tetanus Toxoid (TT). Sebaiknya imunisasi TT 1 dilakukan pada awal trimester ke-2, dan imunisasi TT 2 dilakukan sebulan setelahnya. (kecuali untuk anda yg telah mendapatkan imunisasi TT pranikah dan hamil pada tahun yang sama cukup 1 kali saja)

23.  Hindari pemeriksaan dengan sinar X (rongent). Jelaskan pada dokter bila Anda sedang hamil bila dokter meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan itu.

24.  Berikan lingkungan yang sehat untuk si kecil dalam kandungan. Dan saat si kecil telah lahir, dan tumbuh semakin besar, tetaplah beri dia bimbingan dan kasih sayang. Kesehatan dan keamanan pada lingkungannya, harus selalu diperhatikan.

25.  Dukungan keluarga dari awal hingga kelahiran begitu dibutuhkan terutama suami. Pada masa kehamilan ini ibu akan lebih sensitive maka anda dan keluarga harus dapat memberi support mental, terutama diawal kehamilan karena ibu akan cemas dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi dan diakhir kehamilan karena ibu akan cemas dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam persalinan.

26.  Istirahatlah yang cukup. Jangan terlalu bekerja berat namun bukan berarti anda tidak boleh bekerja.

27.  Dalam beraktivitas perhatikan posisi anda, jangan ceroboh. Tidurlah dengan posisi miring kearah kiri Posisi ini akan memberikan sirkulasi darah terbaik untuk sang janin dan dapat mengurangi pembengkakan pada tungkai kaki. Duduklah dengan kaki menapak lantai atau di sanggah, hindari kaki menggantung pada saat anda duduk. Jangan duduk terlalu lama, bila anda bekerja di kantor coba relaksasi setiap 2 jam ana telah duduk.

28.  Dalam berbusana pakailah busana yang mampu membuat anda nyaman. Hindari pemakaian busana yang terlalu sempit. Hindari pakaian dalam yang tidak menyerap keringat. Hindari pemakaian sepatu berhak tinggi.

Wanita hamil dianjurkan tidak dekat-dekat dengan kucing

Wanita yang sedang mengandung/hamil sangat dianjurkan untuk jauh dari binatang kucing. Hal ini dikhawatirkan si ibu akan terkena Toxoplasmosis kongenital. Toxoplasmosis kongenital ini disebabkan oleh Toxoplasma gondii, merupakan suatu coccidian protozoa intraseluler pada kucing, termasuk dalam famili Sarcocystidae yang dikelompokkan kedalam kelas Sporozoa.

Penyebab tepatnya bukanlah dari bulu kucin, namun dari kotoran kucing yang biasanya menempel pada bulunya yang rontok. Toxoplasmosis kongenital ini akan menyebabkan kelainan kongenital (kepala) pada bayi seperti Hidrocephalus, korioretinitis, dan perkapuran otak

Pencegahannya yang penting ialah menjaga kebersihan, mencuci tangan setelah memegang daging mentah menghindari feces kucing pada waktu membersihkan halaman atau berkebun. Memasak daging minimal pada suhu 66 C atau dibekukan pada suhu 20 C. Menjaga makanan agar tidak terkontaminasi dengan binatang rumah atau serangga.Wanita hamil trimester pertama sebaiknya diperiksa secara berkala terhadap kemungkinan terjadinya infeksi dengan toxoplasma gondii. Segera mengobatinya agar tidak terjadi abortus, lahir mati ataupun cacat bawaan.

Pada awal kehamilan (0-4 bulan), beberapa hari setelah pembuahan, biasanya akan mengalami morning sickness. Namun dengan nama “morning sickness” ini bukan berarti mual hanya pada pagi hari, karena mual juga bisa terjadi pada siang, sore dan malam hari. Keadaan ini fisiologis pada ibu hamil. Namun yg patut di waspadai adalah apabila ibu muntah terus menerus sepanjang hari bahkan hingga usia kehamilan lebih dari 4 bulan, dan hal ini disebut Hiperemesis Gravidarum.

Wanita yang sedang hamil memang suhu basal tubuhnya akan meningkat, namun ini tidak berlangsung lama dan peningkatan pun tidak secara drastis. Anda harus mewaspadai adanya infeksi atau gejala penyakit lain bila suhu tubuh terus meningkat. Jangan konsumsi obat penurun suhu tubuh tanpa konsultasi dengan petugas kesehatan berwenang !!!

Banyak perubahan-perubahan fisiologis pada ibu hamil, dan biasanya bagi pasangan baru akan menimbulkan banyak kekhawatiran, untuk itu sebaiknya jangan pernah malu dan bosan untuk bertanya tentang hal-hal yg anda ingin ketahui.

Masalah tidak mau makan pada ibu hamil

Banyak di jumpai bahwa ibu hamil sulit makan. Hal ini dikarenakan pada ibu hamil muda biasanya akan terjadi mual bahkan muntah, untuk menyikapinya atur pola makan dan jenis makan.

v  Jumlah dan jenis makanan, serta bagaimana penyajiannya memang bisa memicu keluhan dan gangguan mual muntah. Untuk itu, ingatlah seberapa banyak porsi yang bisa masuk, dan jenis makanan apa saja yang sekiranya memancing rasa mual serta ingin muntah.

v  peningkatan kadar asam lambung merupakan salah satu penyebab utama rasa mual, jangan biarkan perut dalam keadaan kosong. Aturlah pola makan menjadi lebih sedikit porsinya tapi lebih sering frekuensinya. Yang perlu diingat, ibu hamil tak perlu makan berlebihan.

v  Lambung yang mengalami perlukaan bisa sedikit terobati oleh makanan dan minuman yang segar dan hangat. Sekalipun hobi, sebaiknya hindari dulu kegemaran menyantap makanan pedas, asam, dan bersantan karena hanya akan memperberat kerja lambung.

v  Agar sarapan tidak diganggu keluhan, nikmati sepotong roti kering bersama secangkir teh manis hangat. Selain bisa meredakan dorongan mual muntah, makanan itu bisa menggugah nafsu makan.

v  Untuk mengganti cairan tubuh yang terbuang lewat muntah, jangan ragu untuk banyak-banyak mengonsumsi makanan atau minuman berkadar air tinggi seperti sayuran, jus buah, dan sejenisnya.

v  Makanan berkarbohidrat tinggi juga bisa dijadikan pilihan agar energi yang terbuang akibat muntah bisa segera tergantikan.

v  Jenis-jenis makanan yang diduga memicu perut kembung sebaiknya juga tidak dikonsumsi. Soalnya, kondisi kembung akan membuat perut serasa terisi penuh padahal kosong.

v  Yang pasti hindari stres dan ketegangan dalam bentuk apa pun. Jangan pernah menganggap kehamilan sebagai beban, melainkan sebagai fase kehidupan baru yang menyenangkan.

catatan penting :

–        makanlah dengan porsi kecil tapi sering

–        hindari makanan yg tinggi kadar lemaknya dan terlalu merangsang (berbau dan berasa yg berlebihan)

–        jangan biarkan perut kosong (konsumsi makanan ringan seperti biskuit atau roti kering untuk camilan)

–        jangan diartikan si ibu berbadan dua maka makanan porsinya harus 2 kali lipat juga (yang terpenting adalah kecukupan nutrisinya, maka itu makanlah dengan menu seimbang)

List Barang Persiapan Kelahiran

Yang perlu dibawa ke rumah sakit (kalau enggak diganti kantor & mau irit)

  1. Baju bayi
  2. Popok/celana bayi (buat kalo pake pampers)
  3. Gurita
  4. Sarung tangan & kaki (cari yang karetnya bagus biar enggak gampang  brodol)
  5. Kain bedong
  6. Selimut
  7. Selimut gendong/bedong (yang ada tudung kepala)
  8. Pampers
  9. Minyak telon
  10. Bedak
  1. Susu Formula (kalo mau siapin dulu susu yang kandungannya paling bagus biar enggak ganti2, kalo enggak dibalik, nanti ikutin susu yang dikasih RSB)
  2. Botol susu + empeng yang sudah disteril (buat nampung ASI sementara kalau belum mau nyusu)
  3. Kapas & tempat kapas (yang bisa tertutup rapat karena buat kapas basah)
  4. Tissue beralkohol (cari di Guardian/Apotik besar bilang untuk lepasin puser bayi)- bisa juga diganti dengan alkohol dan kain kassa yang di dalamnya diselipin kapas
  5. Tas bayi

Buat Ibu:

  1. Baju biasa buat pulang
  2. Kain (buat selama di RSB)
  3. Kemeja berkancing
  4. Gurita buat Ibu (cari yang gampang dipake buat sementara di RS -soalnya masih susah bangun – kalo buat di rumah bisa pakai yang stagen lilit biar lebih kencang ikatnya)
  5. BH menyusui (1 atau 2 nomor lebih besar dari biasanya, jadi misalnya sekarang 34B, cari 36C gitu).
  6. Breast pad (cari aja di toko yang mereknya Pigeon)
  7. Sandal yang empuk
  8. Sabun, sikat gigi, odol, handuk
  9. Bedak & Sisir
  10. Obat memperlancar ASI
  11. Softex yang gede & enak dipakai
  12. Celana kertas (biar gampang dibuang kalau kena noda atau celana biasa yg enak dipakai)
  13. Underpad (ada di apotik besar)
  14. Obat untuk mengobati putting yang luka.

Menyambut Hari-H

Persiapan yang maksimal membuat proses persalinan berjalan lancar, dan berakhir… menyenangkan!

Tak terasa, saat persalinan sudah semakin dekat. Ini momen yang Anda tunggu-tunggu, bukan? Berikut hal-hal penting yang bisa disiapkan menjelang saat bersejarah bagi Anda dan pasangan.

Kenali tempat bersalin

Sekitar 2 bulan menjelang hari-H, selayaknya segala sesuatu sehubungan dengan tempat di mana Anda bersalin sudah harus jelas.

  • ‘Tentukan tempat bersalin. Biasanya hal ini disesuaikan dengan tempat praktik dokter yang merawat Anda selama hamil.
  • Info biaya, sesuai tempat praktik dokter Anda. Tanyakan secara detail semua biaya yang bakal dikeluarkan. Tentunya semua harus sesuai budget Anda, bukan?
  • Sesuai kondisi. Misalnya, berapa jarak antara kediaman Anda dengan tempat bersalin, dan berapa lama perjalanannya. Hal ini untuk menghindari jangan sampai Anda dan suami merasa stres karena jalanan macet sebelum “perjuangan” sebenarnya dimulai.
  • Booking jauh-jauh hari. Kapan waktunya, bergantung dari kebijaksanaan rumah sakit bersalin yang bersangkutan. Karena itu, pastikanlah, dan segera booking tempat bersalin Anda.
  • ‘Berkenalan’ dulu. Misalnya, pintu masuk ke kamar bersalinnya di sebelah mana, ruang bidan, ruang dokter, serta operasi di sebelah mana, dan sebagainya.
  • Siapkan nama si kecil. Kalau Anda belum tahu jenis kelamin janin Anda, tak ada salahnya disiapkan dua nama, untuk memudahkan pembuatan akte kelahiran yang biasanya bisa diurus pihak rumah sakit.

Menjelang hari-H

Menurut perkiraan dokter, Anda akan bersalin sekitar 2 hari lagi. Periksa kembali isi tas yang akan Anda bawa ke rumah bersalin. Kalau masih ada yang kurang, masih ada waktu untuk melengkapinya.

Berikut beberapa barang yang bisa disiapkan agar Anda merasa nyaman selama berada di rumah bersalin.

  • Siapkan makanan dan minuman kesukaan dalam jumlah cukup, untuk menjaga stamina. Penting Anda tahu, persalinan normal membutuhkan stamina yang prima, apalagi bila berlangsung agak lama.
  • Siapkan buku atau bacaan favorit Anda. Seandainya waktu persalinan berjalan agak lambat, buku bisa jadi sarana mengalihkan perhatian Anda dari kebosanan dan kelelahan.
  • Siapkanlah compak disk player beserta lagu yang Anda suka. Musik juga bisa memberi rasa tenang bagi diri Anda.
  • Bila Anda inginkan, bawa wangi-wangian untuk aromaterapi yang menyegarkan dan memberi semangat. Namun sebelumnya konsultasikan ke ahlinya, bahwa wangi-wangian tersebut tidak mengganggu jalannya proses persalinan.
  • Jangan abaikan istirahat, agar stamina Anda tetap terjaga.
  • Sebelum berangkat ke rumah bersalin, mandilah dulu agar tubuh terasa lebih segar. Bila ada waktu, lakukan perawatan kebersihan rambut, kuku kaki dan tangan. Kalau Anda mau ke salon langganan untuk manicure, pedicure, atau creambath, lakukanlah. Tubuh akan terasa lebih nyaman, dan Anda pun jadi lebih percaya diri, bila menjelang persalinan Anda dalam keadaan bersih dari rambut hingga ujung kaki.

Penting Dibawa

Untuk Ibu:

* Baju bukaan depan agar mudah menyusui.

* Pakaian dalam, yaitu celana dan BH menyusui.

* Alat mandi dan kebersihan.

* Peralatan kosmetik seperti sisir, bedak, lipstik dan sebagainya.

* Kartu kesehatan/rumah sakit.

Untuk Ayah:

* Pakaian ganti.

* Alat mandi.

* Telepon selular.

* KTP untuk pengurusan akte kelahiran.

* Kartu kredit atau uang tunai untuk pembayaran rumah sakit.

* Buku bacaan.

Untuk bayi:

* Kain untuk membedong.

* Baju bayi beserta kelengkapannya, seperti kaus tangan, kaus kaki, topi.

* Popok bayi (beberapa buah).

* Bedak dan minyak telon.

* Jika mau, bawa keranjang bayi untuk membawa pulang si kecil.

Persiapan Persalinan

Tempat Melahirkan

–        Tempat melahirkan hendaknya disesuaikan dengan jarak tempuh dari rumah untuk memperkirakan waktu sampai ke rumah sakit.

–        Perhatikan kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu sehingga anda dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk sampai ke rumah sakit.

–        Prosedur masuk, fasilitas yang ada, biaya persalinan.

–        Lokasi kamar bersalin, agar dalam keadaan darurat mempercepat sampai ke tempat tujuan

–        Tempat plasenta (ari-ari) harus sudah direncanakan di mana plasenta akan diurus, apakah di rumah atau di tempat bersalin. Biasanya sudah disiapkan di tempat bersalin.

Kebersihan Diri dan Aktivitas Yang Dapat Dilakukan Menjelang Persalinan

–        Sangat disarankan untuk menjaga kebersihan diri menjelang persalinan, manfaatnya antara lain :

  1. Dengan mandi dan membersihkan badan, ibu akan mengurangi kemungkinan adanya kuman yang masuk selama persalinan. Hal ini mengyrangi terjadinya infeksi sesudah melahirkan.
  2. Ibu akan merasa nyaman selama menjalani proses persalinan.

–        Saat ini, ibu yang akan melahirkan, tidak di-huknah untuk mengeluarkan tinja.

–        Bulu kemaluan tidak dicukur seluruhnya, hanya bagian yang dekat anus yang akan dibersihkan, karena hal tersebut akan mempermudah penjahitan jika ibu ternyata diepisiotomi.

–        Selama menunggu persalinan tiba, ibu diperbolehkan untuk berjalan-jalan di sekitar kamar bersalin.

–        Ibu boleh minum dan makan makanan ringan selama menunggu persalinan, disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang berbau menyengat seperti petai atau jengkol.

Hindari kepanikan dan ketakutan

–        Siapkan diri ibu, ingat bahwa setelah semua ini ibu akan mendapatkan buah hati yang didambakan.

–        Simpan tenaga anda untuk melahirkan, tenaga anda akan terkuras jika berteriak-teriak dan bersikap gelisah.

–        Dengan bersikap tenang, ibu dapat melalui saat persalinan dengan baik dan lebih siap.

–        Dukungan dari orang-orang terdekat, perhatian dan kasih sayang tentu akan membantu memberikan semangat untuk ibu yang akan melahirkan.

Persiapan kebutuhan untuk persalinan

–        Perkirakan jarak antara rumah dan rumah sakit serta lalu lintas yang harus dilalui jika akan bersalin.

–        Perkirakan kapan waktu persalinan untuk mengatur jadwal bepergian jauh.

–        Persiapan peralatan yang harus dibawa

Untuk Ibu selama persalinan :

  1. Alas tahan air (water proof) untuk di mobil selama perjalanan ke rumah sakit.
  2. Minyak untuk memijit, untuk mengurangi rasa sakit.
  3. Alat-alat mandi seperti sabun, tutup kepala, handuk, dll.
  4. Lip balm, sikat gigi dan odol, sisir, ikat rambut.
  5. Baju ganti (gunakan baju yang nyaman dan menyerap keringat)
  6. Radiotape, CD atau musik yang menenangkan.
  7. Bantal dari rumah.

Untuk Ayah :

  1. Jam tangan
  2. Kartu atau kunjungan pemeriksaan kehamilan, KTP (suami-istri, beserta foto kopinya)
  3. Alat mandi : sikat gigi, odol, sisir, dll.
  4. Makanan kecil.
  5. Baju ganti atau sweater.
  6. Kertas, pensil, buku, majalah untuk membaca.
  7. No. telp saudara atau teman.

Untuk Ibu, setelah melahirkan :

  1. Baju atau gaun yang dapat dibuka dari depan (berkancing di depan) agar dapat menyusui.
  2. Kosmetik
  3. Bra yang sesuai
  4. Makanan ringan yang disukai
  5. Baju untuk pulang, perlu diingat badan ibu akan terlihat seperti hamil 5 – 6 bulan, jadi siapkan baju yang sesuai.

Untuk Bayi :

  1. Kain flannel beberapa buah (3 – 4 buah)
  2. Pakaian bayi, 2 pasang (siapkan 2 ukuran)
  3. Popok, dapat menggunakan popok kain atau popok sekali pakai.
  4. Sarung tangan, sarung kaki, topi (penutup kepala)
  5. Bedak, minyak angin.
  6. Selimut untuk membungkus bayi selama di perjalanan pulang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: